Tampilkan postingan dengan label bunda sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunda sayang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Januari 2018

Review kelompok #2 bunsay #1 Sumatera

Review kelompok #2 bunsay #1 Sumatera
Level 11

Membangkitkan fitrah seksualitas anak berarti mendidik anak untuk berpikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati dengan memberikan kehadiran, kedekatan, kelekatan peran keayahbundaan secara utuh dan seimbang sesuai dengan fase perkembangan anak.

Membangkitkan fitrah seksualitas anak sangat penting karna akan akan membuat aqil dan balighnya datang secara bersamaan sehingga mengokohkannya dalam menjalankan peran spesifik dalam hidupnya, membuat anak mengerti tentang identitas seksualnya, anak dapat mengenali peran seksualitas yang ada pada dirinya. Sehingga anak lelaki kita akan tumbuh menjadi lelaki dan ayah sejati dan agar anak perempuan kita tumbuh menjadi perempuan dan ibu sejati. Selain itu juga mengajarkan anak untuk melindungi dirinya dari kejahatan seksual.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menguatkan fitrah seksualitas pada anak:

  •  Menguatkan iman dan takwa dari dalam rumah
  •  Mengedukasi para ayah dan bunda tentang perannya dalam membangkitkan fitrah seksualitas anak
  • Memberikan pendidikan seks kepada anak sesuai dengan usianya.


#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBundaSayangIIP
#Membangkitkan FitrahSeksualitasAnak

Sabtu, 16 Desember 2017

Hari#3 T10 level 10

Sepertinya hari ini ayah kurang enak badan dan agak kecapean sehingga ajakan main anak2 tidak begitu di respon ayah sehingga sinyal ajakan tersebut jadi kacau dan sibungsupun jadi betingkah... Adek minta sesuatu yang tak mungkin untuk dikabulkan saat itu.
Akhirnya bunda turun tangan, mencoba memahami apa yang terjadi dan menatap satu satu orang yang kusayangi...

Aha...bunda tau, sekarang bunda mau bercerita... Ada yang mau dengar?  Iq maunya bunda cerita apa? 
Sambil cemberut adek bilang mau cerita lucu... 
Oke... Hmmm pada suatu hari... Bunda bikin kue ulang tahun.. Ulang tahun siapa ayo??  Iiq... Abang... Mereka berebut mau ulang tahun.. Oke... Bunda bikin kue ulang tahun untuk iiq yang ke 40...eh..(semua tertawa) diusia yg ke 40,tentunya iiq udah besar dan udah punya anak.. Bunda udah jadi nenek-nenek... Meski adek udah besar dan punya anak, namun bunda tak pernah lupa hari kelahiran iiq, bunda saayang anak2 bunda.
Sekarang saatnya nyanyi ulang tahun... Tiup lilinnya... Eh dalam islam kan gak ada tradisi tiup lilin ya... Ucap bunda menirukan suara nenek2. Potong kue nya, potong kuenya sekarang juga..  Thoriq mau potong kue, tp pisaunya mana nda kt thoriq, sambil meraba2 disekitar kue,.. Pakai kacamatanya dulu iq... Ternyata thoriq agak kesulitan melihat akibat waktu dulu sering main hp lama2, andai ku bisa kembali jadi kecil, aku tak akan main hp lama2 kata thoriq...  (thoriq yg waktu itu lagi pegang hp langsung meletakkannya). sekarang ...Kuepun dipotong, dan thoriq suapin ayah, Bunda dan semua keluarga. Bahagianya...
Pada saat ulang tahun itu, juga hadir teman2 thoriq, ada nadif, arkan, kinan dan faiza serta aisyah... Semua gembira meski sudah dewasa dan punya anak persahabatan mereka tetap langgeng...

Yang menarik bagi anak-anak adalah cara bunda bercerita dengan berganti-ganti suara laki-laki dewasa, suara nenek-nenek dan suara wanita dewasa.

Alhamdulillah, meski cerita sederhana namun tawa riang mereka adalah kebahagiaan...

Pasadena Residence, 6 desember 2017

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#level10
#GrabYourImajination


Hari#2 T10 level 10

Hari ini si abang curhat sama bunda, Bunda kenapa disekolah itu harus ada remedi?  Sebelum menjawab pertanyaan si abang bunda menatap mata Siabang mencoba memahami maksud pertanyaannya.
Memangnya abang remedi apa?  Tahfidz surat al jin. Kalau gak dapat ya udah, kenapa harus diulang... Kata abang.
Menurut abang, belajar tahfidz itu penting ndk?  Penting jawab abang.  Abang mau ndk bisa hafal surat al jin?  Mau,tapi sekarang disekolah disuruh hafal mandiri, aku bisanya hafal Sama2 kayak dulu,kalau sendiri susah.
Oke, kalau abang mau, kita bisa menghafal bersama2 sambil dengar murothal.
Abang mau dengar cerita tentang cara belajar abang waktu kecil?
Dulu waktu abang belajar merangkak, berjalan, berkali-kali abang jatuh tapi abang tetap semangat belajar, karna kesakitan waktu jatuh, abang nangis sebentar, tapi setelah itu lupa kalo td jatuh dan abang belajar jalan lagi..  Begitu juga waktu abang belajar naik sepeda, berkali-kali abang jatuh, luka dan menangis, tapi abang tetap semangat belajar.  Andai waktu itu abang menyerah dan berhenti belajar sepeda, pasti sampai sekarang abang ndk akan  bisa main sepeda,  ya kan?
Iya ya... Tapi bunda bantuin aku ya..   Siap insyaallah bunda selalu siap bantu abang, Bunda selalu berdoa untuk anak-anak bunda,agar dimudahkan oleh Allah menjadi seorang hafidz al qur'an.

Pasadena Residence, 5 desember 2017

#tantangan10hari
#level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImajination

Hari#1 T10 level 10

Kebiasaan si adek sebelum tidur minta dibacakan buku cerita sama ayah atau bunda. Klau ini bunda mencoba menceritakan kisah harta qarun yang ada dalam Al qur'an.
"Dahulu kala dijaman nabi musa hiduplah  seorang yang bernama qorun yang sangat miskin. Dia memohon kepada nabi musa "wahai musa engkau kan seorang rasul, tolong  doakan saya kepada Allah supaya aku diberi rizki yang banyak. Coba engkau lihat keadaanku sangat miskin, Untuk beli baju pun aku tak sanggup.
Maka didoakanlah oleh nabi musa. Beberapa waktu kemudian Allah mengabulkan doa nabi musa.  Usaha qorun mulai berkembang, ternaknya mulai berkembang biak dengan pesat, apa saya usaha qorun selalu berkembang dan menghasilkan  harta yang berlimpah. Bahkan untuk membawa kunci tempat penyimpanan harta bendanya pun perlu seorang pesuruh.
Tapi bagaimana dengan sikap qorun...?
"Aku tau" kata si abang.
Ayo cb abang yang lanjutkan ceritanya...
Qorun tidak mengakui kalau kekayaannya itu karunia dari Allah, dia mengatakan itu hasil jerih payahnya sendiri.  Dia jadi orang yang sombong
Ya benar, bolehkah kita sombong? Tidak... Jawab anak2.  Oke bang,  lanjut ceritanya, ujar bunda.
Karna kesombongan qorun yang sudah melampaui batas dan Allah tidak suka dengan orang yang sombong, maka Allah menunjukkan kekuasaanNYA... Allah menenggelamkan qorun beserta hartanya.
Bagus... Darimana abang tau cerita qorun?
Dari baca buku lah bunda..
Oo... Anak pintar suka baca buku ya bang...
Jadi, kesombongan hanya akan menghancurkan seseorang, kita harus bersyukur dan menganggap apa yang ada pada kita itu karunia Allah, karna sayangnya Allah pada kita.

Pasadena Residence, 4 desember 2017

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImajination


Kamis, 16 November 2017

Hari#8 T10 level 9

Terkadang melatih anak mandiri, bisa dengan berbagai cara, salah satunya dengan meninggalkan anak2 dirumah dengan kondisi nasi yang tinggal sedikit dan beras yang siap di masak, dengan tujuan agar bisa melatih mereka masak nasi.
Kalo bunda dirumah, anak2 manja sekali dan minta dilayani, sedangkan hari ini bunda sengaja tidak menyediakan makanan yg lengkap tapi menyediakan bahannya saja.  Dan alhamdulillah ternyata mereka bisa.
Bunda jadi berfikir, apakah anak2 bisa dikatakan mandiri jika dalam hal tertentu sebenarnya mereka bisa tapi tidak mau mengerjakan sendiri.  Seperti yang terjadi hari ini,sebenarnya mereka bisa.  Sekilas kelihatan mereka anak yang manja dan pemalas kalo disuruh kerja dirumah, tapi sebenarnya mereka anak yang mandiri.  Ya... Anak-anak ku sebenarnya anak yang mandiri. 





Pasadena Residence, 16 november 2017

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#Thinkcreative

Jumat, 24 Maret 2017

Game level 3 hari#1

Membuat Denah Taman Depan Rumah

Setelah 2 hari ini diskusi di forum keluarga mengenai proyek keluarga yang akan dilaksanakan dalam tantangan #10 hari kedepan,akhirnya kami memutuskan bahwa yang menjadi projek keluarga kami adalah membuat denah taman depan rumah. Yang terdapat ayunan serta tempat bermain gantungan, toga dan tadaga (tanaman dapur keluarga).

Sebagai langkah awal anak-anak beserta ayah-bunda telah membuat denah taman depan rumah. Diskusi untuk menentukan denah ini cukup alot yang satu pengen ada kolam ikan kecil kayak tetangga, yang satu bilang gak usah...akhirnya disepakati tidak jadi pakai kolam ikan karena di rumah sudah ada aquarium.

Tujuan proyek ini adalah agar anak-anak terlibat dan bisa mengembangkan kreatifitasnya dalam menata tempat yang menjadi tempat bermain mereka sehari-hari sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.  Mereka akan belajar bertanggung jawab melaksanakan apa yang telah mereka rencanakan.

Kali ini yang jadi pimpronya adalah Abang, yang akan mengatur penataan taman depan rumah dan membuat denahnya di selembar kertas sesuai dengan masukan dari anggota keluarga.

Untuk membuat denah ini bisa diselesaikan dalam 1 hari. dan untuk tindak lanjut pembuatannya akan disesuaikan dengan ketersediaan budget keluarga. Dalam beberapa hari kedepan insha Allah akan diangsur dulu apa yang  bisa dikerjakan. Untuk ayunan anak-anak mungkin akan terlaksana dalam 2 ataw 3 bulan kedepan, sedangkan pembuatan tamannya akan dimulai dengan pengumpulan tanaman yang akan ditanam yang diletakkan dulu di polybag. dan akan dipindahkan ke tanah jika    pembuatan pagar rumah sudah selesai, sebab dikhawatirkan tamannya akan terganggu saat tukang bekerja.

Alhamdulillah proyek hati ini selesai, sudah terbayang dibenak kami masing-masing seperti apa pekarangan rumah kami nantinya,..semoga dilancarkan Allah sampai selesai. Untuk 10 hari kedepan kita akan mengumpulkan tanaman yang akan mengisi taman depan rumah...berkebun ayo berkebun...

Pasadena Residence, 23-maret-2017

#Tantanganhari1
#Level3
MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP